Madduta
is to send the delegate (from the man) to appeal to the girl’s family. This delegate has important role in submitting proposal, should be wise, careful, and emotionally stable, so that the girl’s family would not be insulted. The coming of the delegate or “To – Maduta”, to the girl’s family, is previously informed, so that the girl’s family to be prepared.

This delegate is referred as physical existence, or “Mallino”, because, they are personally will make agreement with, the parent, or legal delegate, from the chosen girls. This discussion, proceeds informally, as in the everyday life discussion, however the discussion must be concerned on the main objective, i.e. marry proposal.

In this occasion, the delegate bring along a present which commonly known as “Sirih Pinang” which consists of:

7 bunch of betel leaf (each  unch consisted of 7 sheets);

7 bunchof red areca fruit;

7 seeds Gambier;

7 pack of lime;

7 pack of tobacco;

Besides those, there also a jewel ring, and, 1 or 2 clothes, and sarong


video

 
foto

Madduta artinya mengirim utusan untuk mengajukan lamaran dari seorang laki-laki untuk seorang perempuan. Utusan ini  mempunyai peranan penting dalam melakukan lamaran orang harus berhati-hati dan bijaksana, harus pandai membawakan diri  agar orang tua gadis itu tidak merasa tersinggung. Kedatangan To-madduta ini ke rumah orang tua si gadis, telebih dahulu memberi kabar agar orang tua si gadis bersedia menerimanya.

Duta ini disebut mallino atau utusan resmi karena mereka iini langsung berhadapan dengan orang tua atau wakil orang tua si anak gadis yang akan dilamar. Pembicaraan ini di dahului dengan pembicaraan kehidupan sehari-hari dan sebagainya, akan tetapi pembicaraan-pembicaraan yang bersangkut paut dengan kedatangannya.

Dalam hal in pihak pria juga mengantar “Sirih Pinang” yang terdiri dari :

7 ikat daun sirih (setiap ikat terdiri dari 7 lembar);

7 ikat pinang merah;

7 biji gambir;

7 bungkus kapur;

7 bungkus tembakau;

Selain sirih disertakan pula 1 cincin permata, 1 atau 2 lembar baju dan sarung